Di tengah hiruk pikuk persiapan menuju bulan suci Ramadan, Kabupaten Kuningan melaksanakan tradisi tahunan yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya lokal. Pawai Tarhib, sebuah acara yang menandai kedatangan bulan penuh berkah ini, kembali menghidupkan suasana Kota Kuningan. Tidak hanya menjadi ajang perayaan religi, momen ini juga memperkuat tali persaudaraan di antara warga.
Pelaksanaan Pawai Tarhib
Minggu, 15 Februari 2026, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani secara resmi melepas barisan Pawai Tarhib dari halaman Pendopo Kuningan. Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum. Dengan semangat yang membara, para peserta menghias diri dan kendaraan mereka dengan ornamen khas Ramadan, menambah estetika pawai yang penuh warna.
Antusiasme Warga
Tidak hanya peserta yang meramaikan acara ini, ribuan warga Kuningan pun tak mau ketinggalan. Mereka berjejer di pinggir jalan, menyaksikan kemeriahan pawai yang melintas. Sontak, kegiatan ini mengundang decak kagum dari semua kalangan. Kepada media, Wakil Bupati Tuti Andriani mengungkapkan kegembiraannya atas tingginya partisipasi masyarakat, yang menunjukkan betapa kuatnya semangat kebersamaan di Kuningan.
Makna Mendalam di Balik Tradisi
Pawai Tarhib bukan sekedar acara seremonial. Ini adalah cerminan dari nilai-nilai spiritual dan sosial yang ingin terus dipertahankan. Dalam konteks masyarakat modern, di mana interaksi sosial seringkali terjebak dalam ruang digital, pawai semacam ini menyeimbangkan kembali hubungan antarwarga melalui kebersamaan yang nyata. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai tradisional masih relevan dan penting untuk diteruskan ke generasi berikutnya.
Persiapan Pembangunan Spiritualitas
Pemkab Kuningan telah menetapkan berbagai program untuk menyambut Ramadan, salah satunya adalah kampanye masjid bersih dan nyaman. Ini bertujuan agar umat Islam yang menjalankan ibadah bulan Ramadan dapat beribadah dengan khusyuk. Selain itu, berbagai kegiatan keagamaan akan digelar, mulai dari pengajian, buka puasa bersama, hingga kegiatan sosial bersama, seperti pembagian takjil gratis bagi pengguna jalan.
Peningkatan Ekonomi Kreatif
Pawai Tarhib Kuningan juga mendorong peningkatan dalam sektor ekonomi kreatif. Berdampak positif pada berbagai usaha lokal yang meramaikan suasana perayaan, dari UMKM kuliner hingga industri kerajinan tangan. Di samping itu, acara ini menjadi momentum penting bagi pelaku bisnis untuk mempromosikan produk mereka kepada khalayak luas. Dengan demikian, aktivitas budaya ini juga berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah.
Menggapai Ketenangan Ramadan
Diakhirinya Pawai Tarhib dengan lancar memberikan harapan baru bagi masyarakat Kuningan yang akan mengarungi bulan Ramadan dengan penuh ketenangan dan pengharapan. Melalui partisipasi aktif pada acara ini, masyarakat diingatkan kembali akan esensi dari Ramadan itu sendiri—bulan untuk memperkokoh spiritualitas dan meningkatkan kepekaan sosial. Momentum ini juga menegaskan bahwa tradisi dapat terus menjadi inspirasi yang mengangkat keutuhan masyarakat.
