Kedutaan Iran meluncurkan The Loving Father untuk mengabadikan warisan Khamenei saat pemakaman di Mashhad, disertai sambutan tokoh Malaysia.
Masjidku.id – Kedutaan Republik Islam Iran di Kuala Lumpur meluncurkan buku berjudul The Loving Father pada acara yang digelar semalam. Peluncuran itu bertepatan dengan penguburan Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di Mashhad, Iran. Duta Besar Iran untuk Malaysia, Valiollah Mohammadi, mengatakan penerbitan buku ini merupakan bentuk penghormatan terhadap seorang pemimpin yang dianggap mengabdikan hidupnya bagi perjuangan keadilan dan pembelaan kaum tertindas. Dia menyampaikan beberapa gagasan mengenai sosok yang dikenang tersebut melalui pernyataan resmi yang dirilis hari ini.
Peluncuran buku dan konteks pemakaman
Menurut pernyataan kedutaan, The Loving Father dibuat untuk memperkenalkan kepada khalayak internasional kepribadian, sumbangan intelektual, serta kepemimpinan dan warisan yang ditinggalkan Khamenei. Peluncuran ini berlangsung selaras dengan rangkaian upacara penghormatan yang dihadiri massa dalam jumlah besar di berbagai kota. Pernyataan itu juga mencatat partisipasi jutaan orang dalam serangkaian upacara penghormatan dan pemakaman yang memulai rangkaiannya di Tehran pada Jumat lalu, lalu berlanjut ke Qom, Najaf, dan Karbala di Irak, sebelum berakhir di Mashhad. Untuk catatan, Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Syarikat dan Israel pada 28 Februari lalu.
Respon tokoh dan akademisi Malaysia
Majlis pelancaran di kedutaan dihadiri sejumlah tokoh akademik, agama, dan masyarakat. yang hadir ialah pakar sosiologi Prof. Syed Farid Alatas, Presiden Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) Ahmad Fahmi Mohd Samsudin, serta Ahli Parlimen Sik Ahmad Tarmizi Sulaiman. Kedutaan menyebutkan beberapa akademisi dan tokoh kebudayaan Malaysia menilai Khamenei sebagai seorang ilmuwan Islam yang berperan penting dalam ranah keagamaan dan intelektual. Mereka memuji komitmennya terhadap prinsip-prinsip persatuan umat Islam dan keadilan, serta menilai pengaruhnya melampaui batas negara.
Pesan dalam buku dan hubungan Iran–Malaysia
Dalam pernyataannya Duta Mohammadi menekankan bahwa buku ini bukan sekadar catatan biografi, melainkan sarana untuk menyampaikan pemikiran, kontribusi intelektual, serta warisan yang diharapkan berdampak lama. hal yang disorot adalah dukungan kuat Khamenei terhadap perjuangan Palestina dan upayanya memperkuat solidaritas umat Islam, yang dinilai terus menginspirasi generasi muda. Pernyataan itu juga menyebut peran Khamenei dalam bidang ilmu pengetahuan, pembangunan negara, dan pertahanan Iran, terutama ketika negara tersebut menghadapi tekanan dan sanksi luar selama hampir lima dekade. Selain itu, hadir pula penekanan pada kerjasama ilmuwan Iran dan Malaysia di bidang studi al-Quran, kebudayaan, dan kegiatan intelektual lainnya yang dianggap sebagai jembatan mempererat saling pengertian antarnegara Islam. Hadirin pada acara peluncuran menegaskan bahwa warisan pemikiran dan sikap Khamenei mengenai kemerdekaan, keadilan, dan martabat manusia tetap relevan bagi masyarakat di berbagai negara, menurut pernyataan yang disampaikan pihak kedutaan. Acara di kedutaan berlangsung dengan kehadiran beberapa tokoh masyarakat dan akademisi lokal, menandai upaya diplomatik dan kultural dalam mengabadikan figur yang menjadi pusat perhatian dalam beberapa bulan terakhir. Peluncuran buku ini diharapkan menjadi bahan rujukan bagi pembaca internasional yang ingin memahami perjalanan intelektual dan kepemimpinan sosok yang dirayakan oleh para pendukungnya. Buku The Loving Father kini menjadi bagian dari upaya untuk merekam dan menyebarluaskan narasi tentang Khamenei kepada audiens yang lebih luas, sambil menegaskan hubungan budaya dan intelektual Iran dan Malaysia.
