Iran memperingatkan dukungan logistik kepada AS di Selat Hormuz akan dianggap tindakan perang, kata juru bicara Khatam al-Anbiya pada 14 Juli.
Iran memperingatkan negara-negara regional bahwa setiap bentuk dukungan logistik kepada angkatan bersenjata Amerika Serikat di Selat Hormuz akan diperlakukan sebagai tindakan perang terhadap Iran. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks peringatan tegas dari otoritas militer pada 14 Juli di Tehran.

Peringatan disampaikan oleh juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, melalui sebuah pesan video yang disiarkan media lokal. Ia menegaskan bahwa, sekiranya berlaku penularan konflik, “api peperangan” tersebut akan […].
Pernyataan juru bicara
Ebrahim Zolfaghari, sebagai juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, menyampaikan ancaman itu dalam bentuk video. Dalam pesan tersebut, ia menegaskan batasan Iran terhadap keterlibatan pihak ketiga yang memberikan dukungan logistik kepada pasukan AS di kawasan perairan strategis tersebut.
Pernyataan resmi yang dibacakan oleh Zolfaghari menempatkan segala bentuk kerjasama logistik dengan pasukan AS di Selat Hormuz pada posisi konfrontatif menurut otoritas Iran. Penggunaan istilah yang kuat dalam pesannya memperlihatkan nada peringatan yang jelas terhadap aktor-aktor regional.
Sasaran peringatan
Pernyataan itu ditujukan kepada negara-negara kawasan, yang disebut sebagai pihak yang memberi atau bisa memberi kemudahan logistik kepada angkatan bersenjata asing di Selat Hormuz. Ancaman bahwa dukungan semacam itu akan dianggap sebagai aksi perang menandai sikap tegas Tehran mengenai peran pihak ketiga dalam potensi konflik di perairan tersebut.
Dalam pesannya, juru bicara menekankan bahwa keterlibatan non-tempat dalam bentuk dukungan logistik memiliki implikasi serius bagi hubungan keamanan dan status hukum tindakan militer menurut sudut pandang Iran.
Media dan penyampaian
Pernyataan disiarkan lewat sebuah pesan video yang dipublikasikan oleh media lokal. Pilihan format penyampaian ini menunjukkan upaya untuk menyampaikan pesan secara langsung dan dapat diakses oleh khalayak dalam negeri maupun pihak-pihak yang menjadi sasaran peringatan.
Penggunaan pernyataan video juga memungkinkan penegasan posisi secara personal dari juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, sekaligus menandai tingkat urgensi yang ingin ditonjolkan oleh otoritas Iran melalui peringatan tersebut.
Pernyataan ini, sebagaimana disampaikan pada 14 Juli, menegaskan bahwa Tehran melihat dukungan logistik kepada pasukan asing di Selat Hormuz sebagai tindakan yang melampaui sekadar bantuan non-kombatan, dan menempatkannya dalam kategori yang dapat memicu respons militer.
Pesan yang disampaikan oleh Zolfaghari menggarisbawahi betapa sensitifnya isu keterlibatan pihak ketiga di wilayah perairan yang disebutkan, serta menegaskan posisi Iran mengenai konsekuensi dari dukungan terhadap kekuatan militer asing di kawasan itu.
