Konvoi RXZ di LPT1 menyebabkan empat penunggang tewas dan 20 cedera di Km 246.4, dalam kecelakaan yang turut melibatkan sebuah kereta.
Masjidku.id – Konvoi RXZ yang melaju di Kilometer 246.4 Lebuhraya Pantai Timur 1 (LPT1) mengakibatkan empat penunggang tewas dan 20 lainnya cedera pada dini hari Sabtu. Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.20 pagi ketika rombongan yang terdiri lebih 30 motosikal bergerak menghala ke Kemaman dari arah Kuantan.

Ketua Polis Daerah Kuantan, Asisten Komisioner Ashari Abu Samah, menyatakan kecelakaan juga melibatkan sebuah kereta jenis Toyota Vios. Insiden ini mengakibatkan korban jiwa di lokasi serta meninggal dunia saat perawatan di rumah sakit.
Kronologi singkat kejadian RXZ
Berdasarkan pemeriksaan awal, kereta yang dikemudikan Muhammad Irfan Aziz, 25, dalam perjalanan dari Kuantan ke arah Kemaman. Saat melintas di lokasi, salah satu motosikal dalam konvoi — ditunggangi Che Mohd Sufian Che Ghani, 40, dari Bachok, Kelantan — dilaporkan mengenai bagian belakang kenderaan itu saat kereta bergerak lurus di lorong kanan.
Akibat tersentuh pada bahagian belakang Toyota Vios tersebut, penunggang yang bersangkutan terjatuh ke lorong kanan. Jatuhnya satu motosikal membuat penunggang lain dalam konvoi gagal mengelak sehingga saling bertabrakan. Peristiwa ini langsung menimbulkan kecelakaan beruntun di lorong kanan jalan.
Korban dan penanganan medis RXZ
Dari kecelakaan itu, tiga penunggang meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka yang tewas langsung diidentifikasi sebagai Che Mohd Sufian Che Ghani (40), Muhammad Hafiz Al Hakim Mazlan (33) dari Paka, Terengganu, dan Mohd Aizat Husni (33) dari Jerteh, Terengganu. Seorang penunggang lain, Muhammad Safawi Md Noh (24) dari Felda Neram 2, Kemaman, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Hospital Tengku Ampuan Afzan (HTAA).
Secara total, 20 orang dilaporkan cedera. Dari jumlah tersebut, 18 dirawat di HTAA sementara dua lagi mendapatkan perawatan di Pusat Perubatan Sultan Ahmad Shah, Universiti Islam bangsa Malaysia (UIAM).
Selain para penunggang, seorang penumpang belakang Toyota Vios, Nur Irish Adelia Aziz, 13, mengalami cedera pada bagian tengkuk dan dibawa ke HTAA untuk perawatan. Pengemudi Toyota Vios, Muhammad Irfan Aziz (25), dilaporkan tidak mengalami kecederaan.
Tindakan polisi dan jalannya penyelidikan
Pihak polis masih mengumpulkan butir-butir lengkap korban lain dan melakukan siasatan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kes ini disiasat di bawah Seksyen 41(1) Akta Pengangkutan Jalan 1987.
Asisten Komisioner Ashari Abu Samah menyampaikan keterangan awal mengenai dinamika kejadian dan peran keterlibatan kereta serta konvoi motosikal. Polisi akan menunggu hasil pemeriksaan di lokasi dan saksi untuk melengkapi laporan siasatan.
Impak di jalan dan kewaspadaan
Kecelakaan ini menyoroti risiko berkendara berkelompok di jalan raya, terutama pada malam hari dan pada lajur kanan lebuh raya. Jatuhnya satu kenderaan dalam rombongan berpotensi memicu tabrakan berantai jika pengendara lain tidak sempat mengelak.
Pihak berkuasa di lapangan mengimbau semua pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga jarak yang selamat, dan mengutamakan keselamatan ketika berkenderaan berkelompok. Langkah-langkah pencegahan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap konvoi mungkin diperlukan guna mengurangi insiden serupa di masa depan.
Polisi akan meneruskan proses penyelidikan untuk menentukan faktor-faktor yang menyumbang pada insiden ini dan mengambil tindakan yang sewajarnya sesuai peraturan yang berlaku.
