Sarjit Singh dirawat di rumah sakit; bekas pemain hoki termasuk Mirnawan, Arrifin, dan Aanantha datang memberi dukungan agar ia pulih.
Bekas jurulatih hoki nasional Sarjit Singh sedang mendapatkan perhatian setelah dirawat di rumah sakit, dan pada 15 Juli 2026 beberapa mantan pemain nasional mendatanginya untuk memberi dukungan moral. Kunjungan ini menunjukkan solidaritas komunitas hoki di saat Sarjit menghadapi ujian berat dalam kehidupan pribadinya.

Keadaan Sarjit yang kini berjuang bukan lagi di lapangan tapi di ranah kesehatan membuat para legenda dan mantan anak asuh berkumpul untuk menyatakan harapan agar ia segera pulih. Hadir dalam ziarah tersebut lain Datuk Mirnawan Nawawi, mantan pemain nasional Arrifin Mohd Ghani yang kini menjabat sebagai Pesuruhjaya Sukan, serta Olympian Aanantha Sambu Mayavu.
Kunjungan dari rekan-rekan setia
Suasana haru terlihat saat rombongan mantan pemain masuk ke ruang perawatan. Kehadiran nama-nama besar dalam dunia hoki nasional menjadi upaya memberi semangat dan dukungan moral bagi Sarjit. Aanantha Sambu Mayavu, salah seorang pengunjung, mengaku sangat terharu melihat kondisi bekas pelatih dan kapten negara itu. “Saya cukup beremosi kerana Sarjit merupakan bekas kapten negara, dia seringkali memberikan motivasi buat pasukan dan membawa kami melalui banyak kejohanan, saya yakin dia akan kembali pulih sepenuhnya,” kata Aanantha.
Arrifin Mohd Ghani hadir dalam kapasitasnya sebagai mantan pemain dan kini Pesuruhjaya Sukan, sementara Datuk Mirnawan Nawawi juga menyempatkan waktu untuk menengok dan memberi semangat kepada Sarjit. Kunjungan semacam ini selain untuk menyampaikan dukungan juga menunjukkan penghormatan atas jasa yang telah diberikan Sarjit kepada olahraga hoki nasional.
Warisan dan jasa Sarjit
Jasa Sarjit terhadap hoki negara tercatat panjang. Ia pernah mewakili negara dua kali dalam temasya Sukan Olimpik Los Angeles 1984 dan Barcelona 1992. Selain itu, Sarjit juga pernah menjadi kapten tim nasional dan mengemudi skuad hoki senior lelaki negara sebanyak dua kali. Prestasi dan peran kepemimpinannya membuatnya menjadi figur penting dalam sejarah hoki nasional.
Para pengunjung mengingat kembali kontribusi Sarjit, baik sebagai pemain yang tangguh di lapangan maupun sebagai pelatih yang membentuk mental dan strategi tim. Kehadiran kolega-kolega lama ini memberi pengakuan atas peranan besar yang pernah ia emban selama berkarier di cabang hoki.
Harapan komunitas hoki
Di luar kenangan akan prestasi, kunjungan ini juga sarat dengan pesan optimisme. Datuk Mirnawan menekankan pentingnya sikap positif dan keyakinan dalam proses pemulihan. “Keyakinan dia sangat tinggi, itulah harapan saya dan rakan-rakan dalam komuniti hoki agar Sarjit terus positif dan kembali pulih,” tambah Mirnawan.
Sikap saling mendukung antar pegiat hoki, mulai dari legenda, mantan pemain, hingga pejabat olahraga, menjadi modal moral penting bagi pasien dan keluarga. Meski tantangan yang dihadapi Sarjit bersifat pribadi dan serius, bentuk dukungan publik semacam ini diharapkan dapat memberi kekuatan tambahan dalam proses penyembuhan.
Kunjungan dan pernyataan dukungan itu tidak hanya mengingatkan akan karier gemilang Sarjit, tetapi juga memperlihatkan bagaimana komunitas olahraga berkumpul dalam situasi sulit. Para sahabat dan kolega berharap Sarjit bisa melalui masa ini dengan segera pulih dan kembali menerima penghormatan dari dunia hoki yang pernah dibinanya.
